Banyak orang enggan berwisata ke tempat religi karena dianggap membosankan. Namun, lain halnya jika kamu tour ke Tanah Lot Bali yang reputasinya tak kalah tenar dengan Candi Borobudur itu. Seperti pepatah tak kenal maka tak sayang, kali ini kami akan membahas untuk mengenal Tanah Lot

Tak hanya menikmati indahnya adanya keberagaman dalam budaya Indonesia, kamu juga akan disuguhi dengan indahnya pemandangan yang menyejukan mata.

Penasaran ingin mengetahui lebih banyak tentang tempat ibadah yang katanya bisa mengambang di atas permukaan laut ini? Kalau iya, yuk simak ulasannya yang berikut ini, agar lebih mengenal Tanah Lot

Sejarah Tanah Lot

Sama seperti Candi Prambanan Jogja, setiap objek wisata religi selalu memiliki cerita yang melatar belakangi terciptanya tempat tersebut. Berikut ini kilasan tentang sejarah Tanah Lot Bali.

Jadi sejarah Tanah Lot ini berawal dari kedatangan seorang pendeta suci bernama Dan Hyang Nirartha pada tahun 1489 masehi atau tahun saka 1411. Beliau tengah dalam perjalanan dari Blambangan (Pulau Jawa) menuju Bali untuk menyebarkan ajaran agama Hindu.

Dalam misinya, beliau singgah ke sebuah pulau yang kemudian ia sebut Gili Beo. Gili artinya pulau dan beo artinya burung. Jadi arti keseluruhannya pulau yang mirip burung.

Karena terkesima dengan pemandangan alam di tempat tersebut, Dan Hyang Nirartha menetap agak lama sembari menyebarkan agamanya ke wilayah sekitar pulau tersebut.

Keberadaan Dan Hyang Nirartha dan ajarannya mengganggu Bendesa Beraban Sakti karena dianggap tak sealiran. Ia adalah pemimpin Desa Beraban, salah satu desa yang dikunjungi oleh Dan Hyang Nirartha.

Beraban sakti mengerahkan segala cara untuk mencelakai Dan Hyang Nirartha. Agar terhindar dari kekuatan jahat, akhirnya Dan Hyang Nirartha menggunakan kekuatannya untuk memindahkan Gili Beo ke tengah laut.

Ia juga mengubah selendang menjadi ular suci untuk menangkal kekuatan jahat tersebut. Dari sinilah sejarah Tanah Lot ini tercipta. Sejak itu nama Gili Beo diubah menjadi Tanah Lot yang artinya tanah di laut.

Sejak kejadian tersebut Beraban Sakti lalu bertaubat dan penjadi pengikut ajaran Dan Hyang Nirartha. Oleh Dan Hyang Nirartha, ia diberi kepercayaan memegang sebuah keris yang bernama Jaremenara.

Dan Hyang Nirartha merasakan adanya kekuatan spiritual hebat yang muncul dari tempat tersebut, sehingga masyarakat sekitar diminta untuk membangun pura yang bisa menangkal kekuatan magis jahat dan sebagai tempat pemujaan dewa agar selalu dilimpahi kesejahteraan.

Bagian Bagian Pura Tanah Lot

Setelah membahas tentang sejarah Tanah Lot Bali, sekarang kita akan mengulik tentang isi dari pura Tanah Lot Bali ini. Simak ulasannya di bawah ini yuk agar lebih mengenal Tanah Lot.

Pura Tanah Lot ( Pura Luhur/Utama)

mengenal tanah lot

Tanah Lot Bali – Pura Luhur

Sumber: Instagram.com/tanahlotid/

Ini adalah tempat ibadah utama di objek wisata yang terletak di kecamatan Tabanan tersebut. Lokasinya tepat di batu karang yang menjorok ke tengah laut.

Dari bibir pantai ke tengah karang, kamu harus menempuh medan yang berbatu sepanjang 20 meter. Walau harus berbasah basah ria, para wisatawan dengan senang hati kemari untuk melihat kegiatan sembahyang atau menikmati keindahan wisata alamnya.

Fungsi didirikannya bangunan ini dulunya adalah untuk menyembah Dewa Segara. Namun sekarang, tak hanya untuk sembahyang, pura bertingkat 5 ini sering dijadikan tempat upacara Galungan, piodalan atau pujawali, dan Kuningan.

Agar boleh masuk tempat ini, wanita harus dalam keadaan suci (tidak haid) dan untuk umat Hindu harus tidak dalam keadaan berduka.

Oya satu lagi, pengunjung harus mengenakan pakaian adat Bali (tak harus lengkap) dan didampingi oleh penjaga tempat sembahyang tersebut.

Pura Batu Bolong

pura batu bolong

Dinamakan seperti itu karena tempat peribadatan ini dibangun di atas batu karang yang berlubang. Tempat sembahyang yang dekat dengan pura luhur Tanah Lot Bali ini digunakan untuk upacara melasti.

Upacara ini diadakan tiga atau empat hari menjelang Hari Raya Nyepi. Tujuannya sebagai penyucian diri umat Hindu agar kembali suci sebelum melakukan ritual Nyepi.

Mereka akan berbondong bondong menuju ke sumber air yang dianggap suci untuk bersembahyang sekaligus membersihkan peralatan keagaamaan.

Tempat Peribadatan di Sekitar Batu Karang

Selain kedua pura di atas, untuk lebih mengenal Tanah Lot Bali juga masih memiliki beberapa tempat peribadatan yang tersebar di kawasan ini seperti:

Pura Pakendhungan

Pura Pakendhungan

Tanah Lot Bali – Pura Pekedungan

Sumber: lintasbali.com

Disinilah konon Dan Hyang Nirartha bermeditasi. Di pura yang terletak di sebelah barat pura utama ini jugalah keris Jaramenara disimpan.

Pura Penataran

pura penataran

Pura ini terletak di sebelah utara pura luhur. Tujuan dibangunnya agar mendapatkan berkah dari Sang Hyang Widhi atau Tuhan Yang Maha Esa.

Pura Penyawang

Pura Penyawang

Bila air laut pasang, maka orang orang akan sulit bersembahyang di pura utama. Jadi, tempat peribadatan yang berada di sebelah barat Pura Penataran inilah yang dijadikan alternatif tempat sembahyang.

Pura Jero Kandang

mengenal tanah lot Pura Jero Kandang

Tempat sembahyang ini dibangun agar Tuhan melindungi tanaman dan hewan ternak mereka. Tempat ini berjarak sekitar 100 meter di sisi barat Pura Penyawang.

Pura Enjung Galuh

mengenal tanah lot Pura Enjung Galuh

Tempat peribadatan yang dibangun dekat dengan Pura Jero Kandang ini ditujukan untuk Dewi Sri agar memberkahi hasil pertanian dan tanah masyarakat setempat.

Pura Batu Mejan

mengenal tanah lot Pura Batu Mejan

Di pura ini biasanya masyarakat Bali melakukan kegiatan penyucian diri melalui sumber air yang dipercaya sebagai mata air suci.

Hal Asyik yang Bisa Kamu Lakukan

Berikut ini beberapa hal seru yang bisa kamu dapetin cuma dengan berkunjung ke Tanah Lot Bali. Penasaran hal apa saja itu? Kita simak informasinya yang berikut ini, ya!

Hunting Foto

mengenal tanah lot

Tanah Lot Bali – Golden Sunset

Kamera adalah hal terpenting yang harus kamu bawa selain dompet. Karena di objek wisata kelas dunia ini kamu bisa mendapatkan spot foto yang keren banget.

Ketika menjejakan kaki di pinggir pantai, kamu akan bisa melihat betapa unik dan cantiknya bentuk tempat sembahyang ini. Lokasi Tanah Lot yang terletak di atas batu karang dan dikelilingi oleh air.

Ketika air laut tengah pasang, jalan menuju pura akan hilang sehingga tempat sembahyang ini terlihat seakan mengapung di atas permukaan laut.

Tapi ini sih belum seberapa. Tunggu deh sampai matahari terbenam atau sekitar jam 5 sore ketika golden sunset muncul.

Jika sudah mengenal Tanah Lot, tak heran kalau destinasi ini disebut paket wisata komplit karena menggabungkan unsur wisata alam, wisata sejarah dan wisata religi.